Translate

Senin, 01 April 2019

Dampak Internet Pada Pertumbuhan Sosial/Ekonomi di Indonesia


Image result for 10000 yen

Teknologi internet pada jaman sekarang ini menjadi teknologi yang sangat penting bagi dunia komunikasi. Akses yang mudah serta murah menjadi daya tarik tersendiri untuk menggunakannya. Berikut ada beberapa dampak internet yang mempengaruhi perekonomian di Indonesia.

Ada dampak positif dan negatif dari berkembangnya internet di Indonesia bagi sektor ekonomi, yaitu:
Dampak positif :
1. Berkembangnya Online Business (E-commerce)
Tidak bisa dipungkiri bahwa sekarang bisnis online sudah marak dan dapat dengan mudah kita temui. Penyebabnya adalah mudahnya akses dan cost yang tidak besar untuk memulainya. Seperti hal nya menggunakan media sosial sebagai tempat berjualan, seperti instagram, facebook, twitter, dll. Dengan melalui media sosial, kita tak perlu mengeluarkan uang untuk membeli/ menyewa tempat agar dapat memulai suatu bisnis. Dan lagi produk yang akan dijual bisa kita foto dan upload ke media sosial tersebut sehingga orang lain dapat melihatnya. Untuk daftar nya pun tidak dikenakan biaya apa pun. Karena itulah sekarang ini banyak sekali orang yang berjualan melalui media sosial. Modal yang diperlukan adalah adanya confidence antara pembeli dan penjual.
2. Mudah mencari pekerjaan
Selain online business, situs-situs job finder menjadi suatu hal yang mudah kita temui dalam dunia internet. Dengan adanya situs pencari pekerjaan tersebut, orang yang mau bekerja dapat dengan mudah memasukkan lamaran pekerjaannya secara online. Kita tak perlu berkeliling kantor untuk melamar pekerjaan, cukup upload cv dan data diri pada situs job finder lalu tinggal menunggu balasan dari perusahaan tersebut. Dengan begitu, para pencari pekerjaan bisa dengan mudah memilih pekerjaan yang diinginkannya sesuai dengan keahliannya masing-masing.
3. Akses Bank Online
Internet banking atau online banking adalah salah satu terobosan terbaru dari pihak bank di indonesia untuk mempermudah transaksi antara nasabah bank. Dengan adanya internet banking tersebut, sangat mendukung untuk para pengusaha online business. Kita dapat mengecek mutasi rekening, melakukan transfer, cek saldo, dll. Dengan begitu transaksi jual beli pun menjadi lebih mudah. Ini pula faktor yang mendukung terjadinya online business di Indonesia.
4. Mendukung kegiatan perusahaan
Yap, internet dapat mendukung kegiatan suatu perusahaan, contohnya dengan adanya email atau electronic mail. Perusahaan dapat dengan cepat mengumpulkan informasi dari pegawainya, yang berada jauh di luar kota sekalipun. Selain email, dengan adanya mesin pencari dapat memudahkan suatu perusahaan untuk menemukan informasi pasar yang mereka inginkan, mendapatkan inspirasi untuk membuat produk baru, dan meng iklan kan produknya. Perusahaan pun dapat mengefisiensikan biaya seperti mengurangi penggunaan kertas, dan juga bisa mengamankan dokumen penting nya menggunakan jasa cloud storage.
5. Mendukung kegiatan pemasaran
Kegiatan pemasaran ini sangat diperlukan bagi para pengusaha kecil maupun perusahaan besar. Dengan adanya internet, kegiatan pemasaran menjadi lebih mudah dan tentunya murah. Untuk menayangkan suatu iklan di televisi, kita memerlukan biaya milyaran rupiah. Namun meng iklan di internet bisa kita dapatkan dengan biaya murah, mulai dari $1 bahkan gratis. Bagaimana caranya? kita bisa menggunakan jasa google advertising, ataupun jasa iklan di media sosial, dan juga melalui pop up pada situs tertentu. Bahkan kita bisa mempromosikan bisnis kita pada media sosial dengan gratis.
Akses yang mudah, biaya yang murah. Itulah kenapa internet dapat mendukung kegiatan perekonomian, bukan hanya di Indonesia namun di seluruh dunia. Selain ada dampak positif, tentu ada dampak negatifnya.
Dampak negatif :
1. Meningkatnya angka kriminalitas
Kriminalitas di sini berbeda dengan di dunia nyata. Dengan akses yang mudah, para penipu dunia maya pun menjadi marak untuk melakukan aksi kejahatannya. Dengan menggunakan blog, seseorang pura-pura berjualan dan menipu orang yang awam dalam dunia internet. Tidak dapat dipungkiri, sudah banyak sekali kasus penipuan yang terjadi melalui jual beli dalam dunia maya. Untuk mengatasinya, kita perlu mencari info lebih lanjut tentang penjualnya sebelum kita akan bertransaksi dengannya. Dan juga kita bisa menggunakan jasa pihak ketiga, seperti inapay.com dan masih banyak lagi.
2. Terjadinya pengangguran bagi tenaga kerja yang tidak mempunyai kualifikasi yang sesuai dengan yang dibutuhkan
Selain mudah untuk mencari pekerjaan, internet pun dapat menyebabkan bertambahnya pengangguran. Dengan mudahnya akses ke situs job finder, tenaga kerja yang tidak sesuai akan terbuang begitu saja tergantikan dengan tenaga kerja yang lebih berkualitas. Persaingan menjadi semakin ketat, kalah bersaing=menganggur. Ya, itulah dunia pada jaman sekarang ini, siapa yang berkualitas dialah yang berpotensi untuk maju lebih depan.
Demikian lah dampak positif dan negatif dari internet. Sebetulnya dampak positif tersebut dapat kita kurangi kalau kita mau berpikir lebih jauh lagi. Susah untuk mendapat pekerjaan yang sesuai? ya manfaatkan saja online business. Manfaatkanlah internet sebaik mungkin, karena internet bagaikan pisau tajam yang bilamana kita menggunakannya dengan benar maka akan berdampak positif, namun bila salah maka akan melukai diri sendiri.

Selasa, 19 Maret 2019

Manfaat dan Peran Sistem Informasi Manajemen

MANFAAT SISTEM INFORMASI MANAJEMEN DALAM BIDANG KEUANGAN



Apa itu Sistem Informasi Manajemen (SIM) ?

Secara umum Management Information System (MIS) / Sistem Informasi Manajemen adalah sistem perencanaan yang merupakan bagian dari pengendalian internal sebuah bisnis yang meliputi pemanfaatan manusia, teknologi, dokumen, dan prosedur oleh akuntansi manajemen untuk mengatasi masalah bisnis seperti biaya produk, merancang strategi bisnis atau permasalahan layanan.

Sistem Informasi Manajemen (SIM) berbeda dengan sistem informasi biasa karena Sistem Informasi Manajemen digunakan untuk menganalisis sistem informasi lain yang sudah diimplementasikan pada aktivitas operasional organisasi. Secara akademis, pengertian ini umumnya dipakai untuk merujuk pada kelompok metode manajemen informasi yang berkaitan dengan dukungan terhadap pengambilan keputusan, contohnya sistem pakar, sistem pendukung keputusan (SPK), dan sistem informasi eksekutif.

Selain pengetian Sistem Informasi Manajemen secara umum seperti yang telah kami jabarkan diatas, kami juga akan membahas 14 Pengertian Sistem Informasi Manajemen Menurut Ahli, Oleh karena itu mari langsung saja kita simak.

Pengertian Sistem Informasi Manajemen (SIM) menurut para ahli

1. Leonardo Hasahatan Siregar
Menurut Leonardo Hasahatan Siregar pengertian sistem informasi manajemen adalah sebuah sistem terstruktur yang digunakan untuk mengelola data secara komputerisasi. Didalam sistem informasi manajemen terdapat beberapa fungsi yang dibutuhkan yaitu pencarian pemuktahiran presentasi data dan penyimpanan data. Dengan demikian sistem informasi manajemen dapat digunakan untuk mempermudah penyusunan informasi manajemen (misal sekolah-sekolah) agar terstruktur dengan baik.

2. Azhar Susanto
Menurut Azhar Susanto pengertian sistem informasi manajemen adalah kumpulan/group dari sub sistem / komponen / bagian apapun baik fisik maupun non fisik yang saling berkaitan satu sama lain dan memiliki fungsi dalam hal pengevaluasian, pengendalian dan perbaikan berkelanjutan.

3. E.S Margianti & Suryadi H.S
Menurut Margianti dan Suryadi pengertian sistem informasi manajemen adalah suatu sistem berdasarkan komputer yang menjadikan sebuah informasi dapat digunakan oleh para manajer untuk kebutuhan yang sama. Informasi yang terdapat pada sistem informasi manajemen biasanya berisi tentang segala bentuk kejadian di dalam perusahaan, yang merupakan kejadian pada masa lalu, saat ini, hingga prediksi.

4. Danu Wira Pangestu
Menurut Danu Wira Pangestu (2007) pengertian sistem informasi manajemen adalah kumpulan dari interaksi sistem-sistem informasi yang berwenang dalam mengumpulkan dan mengolah data guna menyediakan informasi yang bermanfaat bagi semua tingkatan manajemen di dalam kegiatan perencanaan dan pengendalian.


5. Joel.D. Aron
Menurut Joel.D. Aron (dalam buku tulisan E.S Margianti) pengertian sistem informasi manajemen adalah sebuah sistem informasi yang memberikan informasi yang dibutuhkan oleh seorang manajer dalam membuat keputusan

6. O’brien
Menurut O’brien pengertian sistem informasi manajemen adalah sekumpulan komponen yang saling berkaitan dan bekerja sama untuk mencapai kepentingan bersama dengan menerima input serta menghasilkan output dalam transformasi yang teratur.

Apa Itu Sistem Informasi Manajemen Keuangan ?

Sistem informasi manajemen keuangan atau sistem informasi keuangan adalah sebuah sistem yang mengumpulkan dan mengolah semua data keuangan menjadi sebuah informasi yang dibutuhkan oleh pihak yang berkepentingan sebagai dasar pengambilan keputusan keuangan.

Sistem informasi keuangan merupakan bagian dari sistem informasi manajemen (SIM) yang merupakan gabungan atau kumpulan dari beberapa subsistem-subsistem keuangan yang saling terkait dan terhubung dalam jaringan yang sama untuk menghasilkan informasi keuangan perusahaan.

Sistem informasi keuangan sering dibutuhkan dalam menghadapi dan memecahkan masalah yang muncul dalam perusahaan, terutama masalah keuangan.

Informasi keuangan perusahaan yang dihasilkan harus berkualitas agar informasi tersebut bisa memiliki manfaat yang maksimal yang bisa diandalkan sebagai dasar pengambilan keputusan.

Contoh penerapan sistem informasi keuangan yang berkualitas harus memenuhi unsur unsur seperti :
  1. Relevan
  2. Akurat dan bisa dipertanggung jawabkan
  3. Tepat waktu
  4. Lengkap
  5. Materialitas
  6. Mudah Dipahami
  7. Bebas dari bias
  8. Bisa dibandingkan dengan laporan sejenis
  9. Formal dan substantif
  10. Konsisten dari waktu kewaktu


Informasi keuangan yang disajikan berbentuk laporan khusus dan dilaporkan rutin secara periodik.

Informasi keuangan tersebut diolah dari seluruh data keuangan baik yang berasal dari internal maupun eksternal perusahaan.

Sub Sistem Informasi Keuangan
Sistem informasi manajemen keuangan terdiri atas beberapa cabang subsistem didalamnya, diantaranya adalah subsistem input keuangan dan subsistem output keuangan

sistem informasi keuangan

# Subsistem Input Keuangan
Subsistem input keuangan terdiri dari:
  • Subsistem informasi akuntansi
  • Subsistem audit internal
  • Subsistem intelejen

1. Subsistem Informasi Akuntansi
Subsistem informasi akuntansi merupakan salah satu bagian dari sistem informasi manajemen yang bertujuan untuk menyediakan dan menyajikan informasi keuangan berupa data data akuntansi.

Biasanya hal ini dikenal dengan nama sistem informasi akuntansi.

Data akuntansi akan mencatat hal hal yang berhubungan dengan keuangan perusahaan.

Dimulai dari mencatat seluruh transaksi termasuk menjelaskan transaksi apa, kapan waktu transaksi dilakukan, siapa yang melakukan, berapa nilai transaksi yang dilakukan dan hal lainnya.

2. Subsistem Audit Internal
Subsistem audit internal bertujuan untuk memeriksa dengan melakukan audit terhadap kondisi keuangan perusahaan.

Audit pada subsitem audit disini adalah audit internal perusahaan saja.

Dilakukan oleh auditor internal perusahaan. Bukan auditor dari luar perusahaan

Subsistem audit membantu perusahaan dalam mengontrol, mengawasi dan mengevaluasi kinerja keuangan perusahaan.

Audit memungkinkan adanya temuan penyimpangan dan pelanggaran yang mungkin terjadi pada operasional perusahaan, terutama yang berhubungan dengan alur keuangan. 

Audit internal bisa jadi adalah sistem pengendalian internal yang utama bagi perusahaan.

3. Subsistem Intelejen Keuangan

Subsistem intelejen keuangan merupakan sebuah sistem yang mengumpulkan data dan informasi dari internal ataupun eksternal perusahaan yang bisa berpengaruh pada arus kas perusahaan. 

Sistem ini memberikan opsi alternatif sumber pendanaan sebagai sumber sumber keuangan perusahaan dari luar yang bisa menambah jumlah dana perusahaan.

# Subsistem Output Keuangan
  • Subsistem output keuangan setidaknya terdiri dari:
  • Subsistem peramalan keuangan
  • Subsistem manajemen dana
  • Subsistem pengendalian keuangan

1. Subsistem Peramalan Keuangan
Subsistem peramalan keuangan akan memprediksi dan memberikan proyeksi terhadap kondisi keuangan dimasa yang akan datang, memberikan gambaran dalam penyusunan perencanaan strategis perusahaan.

Waktu akan terus berputar, perubahan perubahan kondisi internal maupun kondisi eksternal perusahaan niscaya akan terjadi dimasa yang akan datang. Permintaan pasar, hambatan hambatan, kapasitas produksi dan kondisi keuangan perusahaan akan mengalami perubahan dari waktu kewaktu.

Subsistem peramalan keuangan akan membaca hal tersebut dengan menggunakan metode kuantitatif atau metode peramalan non-kuantitatif dalam melakukan peramalan.

Metode peramalan kuantitatif melibatkan hubungan antara variabel terikat (kegiatan yang akan diramal) dengan variabel bebas (kegiatan lain). Contoh regresi bivariate, regresi sederhana, regresi multivariate.

Metode peramalan non-kuantitatif tidak melibatkan perhitungan dengan angka, namun berdasarkan pada pandangan penaksiran yang subyektif. Seperti metode delphi, teknik consensus panel.

2. Subsistem Manajemen Dana
Subsistem ini berhubungan dengan pengaturan arus kas perusahaan. Subsistem manajemen dana mengatur arus kas perusahaan dalam kondisi yang seimbang positif.

Mengawasi arus kas masuk dan arus kas keluar agar sesuai dengan arus kas yang telah direncanakan sebelumnya.

Sedikit penyimpangan akan membuat arus kas perusahaan tidak lancar dan membuat perencanaan yang telah disusun sebelumnya tidak bisa dieksekusi dengan baik oleh manajemen.

3. Subsistem Pengendalian Keuangan
Subsistem pengendalian keuangan merupakan sistem pengendalian yang mengawasi dan melakukan evaluasi terhadap kebijakan keuangan yang diambil oleh manajemen perusahaan.

Subsistem pengendalian keuangan menghasilkan informasi yang menunjukkan penggunaan dana perusahaan.

Informasi tersebut bisa dibandingkan anggaran yang telah ditentukan sebelumnya.

Apakah penggunaan dana tersebut telah sesuai dengan apa yang telah direncanakan dalam anggaran atau tidak.

Apabila ternyata tidak sesuai dengan yang direncanakan, maka perlu diadakan evaluasi dan caranya.

Fungsi Sistem Informasi Manajemen Keuangan
Sistem informasi manajemen keuangan pada sebuah perusahaan setidaknya mempunyai fungsi seperti:
  1. Menyediakan laporan keuangan untuk manajemen
  2. Mengawasi dan menyajikan laporan tentang arus kas perusahaan
  3. Melakukan perencanaan keuangan perusahaan. Termasuk perencanaan sumber dana, kegiatan operasional dan kegiatan investasi perusahaan
  4. Melakukan pemisahan kekayaan antara kekayaan perusahaan dan kekayaan pemilik perusahaan
  5. Sebagai bahan evaluasi terhadap semua aktivitas keuangan perusahaan


Melihat pemaparan diatas, bisa disimpulkan sistem informasi manajemen keuangan bertugas untuk:
  • Mendata dan mengidentifikasi berapa kebutuhan dana perusahaan dimasa yang akan datang
  • Membantu memberikan informasi mengenai cara mendapatkan dana perusahaan
  • Mengawasi, mengontrol dan mengendalikan pengunaan dana tersebut.


Dan dalam menjalankan fungsinya, sistem informasi manajemen keuangan harus memperhatikan prinsip yang ada seperti:

Cepat. Standar akuntansi keuangan harus memberikan data yang dibutuhkan secara cepat dan tepat ketika dibutuhkan. Bahkan penerapan sistem informasi keuangan saat ini sudah mulai mengarah kepada laporan sistem manajemen keuangan berbasis web agar informasi bisa diperoleh dengan cepat.

Aman. Informasi yang dihasilkan harus diproses dengan penuh pengawasan dan disimpan sebaik mungkin agar data tidak disalah gunakan.

Hemat. Tidak boleh lebih besar pasak daripada tiang. Biaya dalam menjalankan sistem informasi manajemen keuangan harus tidak lebih besar dari manfaat yang akan diperoleh.

Sumber :

http://www.materidosen.com/2017/04/14-pengertian-sistem-informasi.html
http://nichonotes.blogspot.com/2017/12/sistem-informasi-manajemen-keuangan.html
https://id.wikipedia.org/wiki/Sistem_informasi_manajemen

Jumat, 11 Januari 2019

4.3 Jelaskan dan berikan contoh tentang ruang publik digital internet dan ponsel

Pengertian Cyberspace Perkembangan teknologi informasi telah menciptakan sebuah “ruang baru” yang bersifat artifisial dan maya, yaitu cyberspace. Ruang baru ini telah mengalihkan berbagai aktivitas manusia (politik, sosial, ekonomi, kultural, spiritual, bahkan seaksual) dari dunia nyata ke dunia maya yang dikenal dengan dunia tanpa batas. Sehingga apapun yang dapat dilakukan di dunia  nyata, kini dapat juga dilakukan dalam bentuk artifisialnya dalam cyberspace.



an sedikit mengenai CyberSpace  :
Cyberspace menciptakan sebuah kehidupan yang mungkin nantinya sebagian besar akan dibangun seluruhnya oleh model kehidupan yang dimediasi secara mendasar oleh teknologi, sehingga berbagai fungsi alam kini diambil alih oleh subtitusi teknologisnya, yang disebut kehidupan artifisial.

Cyberspace berasal dari bahasa Yunani, asal katanya adalah kubernan yang berarti ruang maya tanpa batas, imajinatif dan dapat dihayati melalui perwujudan virtual. Cyberspace merupakan ruang yang diwujudkan melalui (jaringan) computer, sifatnya digital dan direpresentasikan dalam satuan bit.
Perkembangan cyberspace telah mempengaruhi kehidupan sosial pada berbagai tingkatannya. Keberadaan cyberspace tidak saja telah menciptakan perubahan sosial yang sangat mendasar. Pengaruh cyberspace terhadap kehidupan sosial setidaknya tampak pada tiga tingkat : individu, antarindividu, dan komunitas. Pada tingkat individu, cyberspace menciptakan perubahan mendasar dalam pemahaman kita tentang diri dan identitas.
 Struktur cyberspace membuka ruang yang lebar bagi setiap orang untuk secara artifisial menciptakan konsep tentang diri dan identitas. Kekacauan identitas akan mempengaruhi persepsi, pikiran, personalitas, dan gaya hidup setiap orang. 
Bila setiap orang bisa menjadi siapapun, sama artinya semua orang bisa menjadi beberapa orang yang berbeda pada saat yang sama.  Pada akhirnya yang ada dalam cyberspace adalah permainan identitas: identitas baru, identitas palsu, identitas ganda, identitas jamak. Tingkat interaksi antarindividu, hakikat cyberspace sebagai sebagai dunia yang terbentuk oleh jaringan (web) dan hubungan (connection) bukan oleh materi.
 Kesalingterhubungan dan kesalingbergantungan secara virtual merupakan ciri dari cyberspace.
 Karena hubungan, relasi, dan interaksi sosial di dalam cyberspace bukanlah antarfisik dalam sebuah wilayah atau teritorial, yaitu interaksi  sosial yang tidak dilakukan dalam sebuah teritorial yang nyata. Pada tingkat komunitas, cyberspace dapat menciptakan satu model komunitas demokratis dan terbuka. Karena komunitas virtual dibangun bukan di dalam teritorial yang konkret, maka persoalan didalamnya adalah persoalan normatif, pengaturan, dan kontrol.
 Dalam komunitas virtual cyberspace, pemimpin, aturan main, kontrol sosial tersebut tidak berbentuk lembaga, sehingga keberadaannya sangat lemah. Jadi, di dalamnya, seakan-akan “apa pun boleh”.

4.5 Jelaskan solusi untuk mengurangi kesenjangan digital

6. SOLUSI MENGURANGI KESENJANGAN DIGITAL

a. Penyedian infrastruktur yang memadai
b. Memberikan penyuluhan tenteng kemajuan teknologi informasi
c. Pembangunan fasilitas telekomunikasi antara kota dan desa

4.4 Sebutkan dampak positif dan negatif dari kesenjangan digital

  • Dampak positif kesenjangan digital bagi sebagian orang yang belum mengenal atau menerapkan teknologi adalah masyarakat dapat termotifasi untuk ambil bagian dalam peningkatan teknologi informasi.


  • Dampak negatif kesenjangan digital 


#Bagi mereka yang mampu menghasilkan teknologi dan sekaligus memanfaatkan teknologi memiliki peluang lebih besar untuk mengelola sumber daya ekonomi, sementara yang tidak memiliki teknologi harus puas sebagai penonton saja. Akibatnya yang kaya semakin kaya dan yang miskin tetap miskin.
# Kemajuan Teknologi Informasi itu terlahir dari sebuah kemajuan zaman, bahkan mungkin ada yang menolak anggapan, semakin tinggi tingkat kemajuan yang ada, semakin tinggi pula tingkat kriminalitas yang terjadi.

4.1 Apa yang anda ketahui tentang demokrasi digital ?

emokrasi digital secara sederhana adalah aktivitas politik yang menggunakan saluran digital, terutama web 2.0, sebagai bentuk partisipasi politik atau penggalangan dukungan publik (Wilhem, 2003).
Demokrasi digital memiliki beberapa sifat di antaranya adalah: sifatnya yang interaktif; proses interaktif mengandaikan adanya komunikasi yang bersifat resiprokalitas, semua warga negara bisa berdialog secara interaktif.
Lalu lewat demokrasi digital juga dijamin Kebebasan berbicara; sehingga pengguna internet  atau teknologi informasi dapat mengekspresikan dirinya tanpa kontrol yang signifikan dari penguasa. Setiap warga negara misalnya bisa secara diskursif mengetengahkan gagasan-gagasannya yang paling gila sekalipun. Selain itu terbentuknya komunitas virtual yang peduli terhadap kepentingan publik dan komunikasi global  yang tidak terbatas pada satu negara-bangsa. Lewat demokrasi digital juga informasi atau kajian politik dapat diproduksi secara bebas dan disebarkan ke ruang publik virtual untuk diuji.
Grossman menulis tentang sinergi antara media (web 2.0) dan demokrasi yang mewujud dalam demokrasi digital (digital democracy).